INFO SHAFWAH

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Nabi Ibrahim AS Membangun Ka’bah di Mekkah
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Saat berkunjung ke Mekkah, Nabi Ibrahim AS mendapati putranya yang sedang duduk di dekat sumber mata air Zam-zam. Setelah Nabi Ismail melihat kehadiran ayahnya, ia buru-buru berdiri dan menyambutnya dengan hangat. Kemudian Nabi Ibrahim berkata kepada putranya, “Wahai Ismail, sesungguhnya Allah memberiku suatu perintah”.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nabi Ismail menjawab, “Jika demikian, lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu, wahai Ayahku.” Nabi Ibrahim kembali berkata, “Apakah engkau akan membantuku untuk itu.” Nabi Ismail pun menaati ayahnya, ia bersama ayahnya mulai memindahkan dan menyusun batu-batu untuk membangun Ka’bah.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS Mulai Membangun Ka’bah
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nabi Ibrahim membangun dengan bantuan anaknya Nabi Ismail hingga sempurna bangunannya. Lalu datanglah Malaikat Jibril membawa sebuah batu dari surga yang disebut dengan Hajar Aswad. Jibril memberikan batu tersebut kepada Nabi Ibrahim agar diletakkan di salah satu sudut Ka’bah.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail lalu berdoa kepada Allah untuk kesejahteraan anak cucu mereka. Selain itu, mereka juga berdoa agar Allah mengutus seorang rasul dari keturunan mereka yang dapat menunjukkan manusia ke jalan yang lurus dan benar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Ya Allah, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu, dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (Al-Qur’an) dan al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.” begitulah doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *