HAJI PLUS PERMATA SHAFWAHUMROH PERMATA SHAFWAHWISATA MUSLIM PERMATA SHAFWAH

Sejarah Kurma Ajwa, Kurma Nabi

Di dunia ini, memang ada banyak jenis buah kurma, tetapi yang istimewa hanya satu, yaitu kurma ajwa. Mengapa istimewa? Kurma ajwa disebut juga dengan kurma Nabi. Kurma ini juga menjadi kurma yang paling istimewa dan memiliki harga yang paling tinggi dibanding kurma-kurma lainnya.

Pada masanya, Rasulullah SAW selalu makan kurma saat berbuka puasa, yaitu kurma ajwa (ajua). Dikisahkan, ketika itu, Ajwah adalah nama seorang anak dari Salman Alfarisi, seorang nasrani yang akhirnya memeluk agama Islam dan mewakafkan kebun kurmanya di jalan Islam untuk perjuangan Islam. Sebagai penghargaan dan untuk mengenang jasa-jasanya itulah, Rasulullah akhirnya menamakan kurma yang sering dimakannya ketika berbuka puasa dengan nama kurma ajwa.

Lalu dari mana buah kurma Ajwa pertama kali diperoleh oleh Nabi Muhammad SAW? Dikisahkan Malaikat Jibril yang sering melihat Nabi berbuka puasa tanpa ada makanan sedikitpun, meminta kepada Allah SWT untuk memberi makanan yang istimewa kepada Nabi. Maka atas karunia Allah SWT permintaan Jibril pun dikabulkan. Nabi pun diberikan kurma yang berbeda dari kurma yang ada.

Usai buka puasa, biji-biji kurma istimewa itu pun ditanam oleh Rasulullah SAW di sekitar Masjid Quba di Madinah. Anehnya pohon kurma Ajwa hanya tumbuh subur dan berbuah di Kota Madinah saja. Tak heran jika harganya sangat tinggi sampai saat ini.

Manfaat Kurma Ajwa

Kurma yang berasal dari Madinah ini adalah jenis buah yang memiliki nutrisi sangat baik. Bukan hanya terbatas untuk orang-orang Madinah, manfaatnya pun bagus juga bagi para penduduk yang bertempat tinggal di daerah panas atau hangat, tetapi mempunyai temperatur tubuh lebih dingin.

Dilihat dari literatur atau sejarah dan khasiat kurma ajwa, tamr atau kurma kering bagi penduduk Madinah adalah makanan pokok seperti halnya gandum bagi penduduk-penduduk lainnya.

Kurma mampu memperkuat suhu tubuh secara alami juga tak akan menyebabkan reduksi timbunan ampas yang bisa merusak tubuh seperti yang ditimbulkan oleh kebanyakan jenis makanan dan buah-buahan lain. Yang lebih mengejutkan lagi, bagi mereka yang telah rutin makan buah kurma, buah ini mampu mencegah kerusakan dan pembusukan makanan yang berdampak buruk bagi tubuh tentunya. Bahkan, Rasulullah di dalam sebuah hadist mengatakan bahwa kurma ajwa berasal dari surga yang merupakan obat dari racun.

Pada sebuah hadist, Nabi SAW juga menyebutkan keistimewaan kurma kesukaannya ini seperti berikut:

“Barangsiapa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Inilah sejarah kenapa kurma ini dinamakan kurma ajwa atau disebut juga dengan kurma nabi. Dengan mengetahui sejarah dan khasiat kurma ajwa, kita tak hanya menambah wawasan sejarah Islam dan memperoleh kesehatan tubuh, tetapi juga akan mendapat pahala sebab mengonsumsi kurma ajwa adalah sunnah Rasul saw.

Untuk info paket umroh dan jadwal umroh

Klik: http://permatashafwahtravel.co.id/jadwal-umroh/

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *