UMROH PERMATA SHAFWAH

Pahala Umroh

Umroh bisa dikatakan sebagai “haji kecil”. Disebut demikan, karena rangkaian ibadahnya menyerupai haji, hanya berbeda niat dan dilakukan tanpa wukuf di Arafah. Selain itu, umroh dapat dilakukan setiap saat, berbeda dengan haji yang hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu, yakni 8-12 Dzulhijjah. Hal-hal inilah yang kemudian menjadi alasan banyak orang memilih umroh sebagai alternatif memenuhi kerinduan akan panggilan Allah di Tanah Suci. Adapun keutamaan dan pahala umroh adalah sebagai berikut:

 

  • Sebagai penebus dosa

Karena alasan inilah maka pelaksanaan umrah ini diminati oleh banyak sekali jamaah di seluruh dunia. Mengingat setiap orang memiliki dosa dan akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di akhirat, tentu secara rasional seseorang membutuhkan sarana penebus dosa yang dapat menyelamatkannya kelak dari api neraka. Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu berkata, “Rasulullah Shalallahu’alahi Wasallam bersabda: “Umroh satu ke umroh lainnya adalah penebus dosa diantara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga” (Hadits yang telah diriwayatkan oleh Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349).

 

  • Dikabulkan doanya

Keinginan dan harapan manusia bisa bersifat duniawi maupun ukhrawi yang bersifat jangka panjang dan abadi di akhirat, seperti keinginan untuk masuk surga, dijauhkan dari api neraka, dikumpulkan bersama keluarga dunianya  di surga kelak, dan dihapuskan dosa-dosanya.

“Jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, pasti dikabulkan, dan manakala mereka beristighfar (memohon ampun), niscaya mereka diampuni.” (HR. Ibnu Majah).

Karena alasan inilah maka sering kali para jamaah umrah sudah mempersiapkan doa dan harapannya jauh-jauh sebelum ia menginjak tanah suci. Terdapat beberapa tempat yang yang dianggap mustajab dalam berdoa di Tanah Suci, yaitu di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

 

  • Pahala berlipat ganda

Tentang shalat, tentu kita sebagai umat Islam paham bahwa shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa di dalam agama ini. Shalat merupakan tiang agama dan sebagai rukun terpenting Islam setelah dua kalimat syahadat.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” (HR at-Tirmizi, An Nasa’i, Al Baihaqi).

 

Lalu apakah keistimewaan shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi?

“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Menariknya adalah, ternyata definisi Masjidil Haram yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah seluruh kawasan haram (suci) Mekkah. Meskipun ada perbedaan pendapat diantara para ulama, pendapat yang paling kuat adalah berlipatnya pahala yang dimaksud adalah berlaku di seluruh tanah haram (Mekkah) karena dalam Al Qur’an dan As Sunnah, seluruh tempat di Mekkah disebut dengan Masjidil Haram.

Itulah beberapa manfaat dari ibadah umroh. Jika kita belum sempat melaksanakan ibadah umroh, semoga kelak kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk mengunjungi rumah-Nya. Dan semoga ibadah umroh kita menjadi ibadah mabrur yang diterima di sisi Allah SWT. Amin ya Rabbal Alamin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *