UMROH PERMATA SHAFWAH

Umrah Hudaibiyah Tahun 6 Hijriah

Ibadah umroh merupakan salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Sejarah ibadah umroh tidak dapat dilepaskan dari asal muasal Nabi Muhammad melakukan ibadah umroh untuk kali pertama ketika di Madinah.  Pada tahun 6 Hijriyah, Nabi Muhammad melakukan ibadah umroh bersama 1400 sahabatnya ke Mekkah. Mereka berangkat mengenakan pakaian ihram (kain putih tanpa jahitan) dan membawa unta sebagai hewan Qurban. Namun perjalanan ibadah yang kali pertama ini tidak berhasil karena Nabi dan para sahabat dihadang oleh kaum kafir Quraisy di Hudaibiyah. Di tempat inilah kemudian Nabi dan kaum Quraisy melakukan perjanjian Hudaibiyah.

Salah satu isi perjanjian Hudaibiyah sangat merugikan umat muslim yaitu kaum muslimin dilarang melakukan ibadah umroh pada tahun itu dan bisa kembali tahun depan untuk melaksanakan ibadah umroh dengan syarat tidak lebih dari 3 hari. Karena perjanjian inilah kemudian Nabi Muhammad SAW beserta rombongan menunda perjalanan umrohnya. Walaupun mendapat banyak protes dari para sahabat. Nabi berpendapat lain dan menyetujui perjanjian Hudaibiyah tersebut.

Maka pada tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 7 Hijriyah untuk pertama kalinya Nabi Muhammad SAW bersama 2000 orang dalam rombongannya melakukan umroh ke Baitullah. Nabi Muhammad SAW beserta rombongan dan para sahabat memasuki Ka’bah dan langsung melakukan thawaf,. Setelah melakukan thawaf 7 kali putaran mengelilingi Ka’bah, Rasulullah melakukan shalat di makam Nabi Ibrahim As dan minum air zam-zam. Kemudian melakukan sa’i atau lari-lari kecil dari Shafa ke Marwah dan terakhir Nabi melakukan tahallul atau mencukur sebagian rambut.

Hingga kini, apa yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW saat pertama kali melakukan ibadah umroh menjadi rukun umroh yang berlaku bagi seluruh umat Islam yang akan melakukan ibadah tersebut, yaitu melakukan thawaf dan sa’i. Adapun hal yang wajib dilakukan saat umroh adalah melakukan ihram ketika hendak memasuki miqat dan bertahallul dengan menggundul atau memotong sebagian rambut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *