INFO SHAFWAH

Ibnu al-Haitham

Membicarakan optik, maka tak bisa dilepaskan dari seorang ilmuwan muslim bernama Abu Ali al-Hasan ibnu al-Hasan ibnu al-Haytham atau Ibnu al-Haytham saja, di dunia barat dia dipanggil Alhazen.⠀

Ibn al-Haytham seorang ilmuwan besar yang salah satu jurnalnya Kitab al-Manazir atau Buku Optik diakui sebagai rujukan ilmu optik. Maka tak mengherankan dia pun dijuluki Bapak Optik.⠀

Lahir di Basra, yang sekarang menjadi di Irak, dia menguasai pemikiran-pemikiran dari filsuf dan ilmuwan Yunani seperti Arsitoteles, Plato, Ptotelmy, Archimedes, Galen, dan banyak lainnya.⠀

Sehingga dia memang layak disebut filsuf, matematikawan dan astronom. Apalagi diperkiraan lebih dari 200 buku tentang berbagai aspek alam telah dibuatnya. Namun memang ilmu optik yang membuat dirinya menjadi terkenal.⠀

Di dalam Kitab Al-Manazir, dia adalah ilmuwan pertama yang mampu menjelaskan bagaimana cara kerja optik dalam mata manusia dalam menangkap dan menerima gambar secara visual secara detil.⠀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *